Vertical.Rafting.Magelang – Kawasan di sekitar Candi Borobudur tidak hanya terkenal karena kemegahan candinya yang merupakan warisan dunia, tetapi juga karena kehidupan masyarakat desa yang masih mempertahankan tradisi turun-temurun. Desa-desa di sekitarnya berkembang menjadi desa wisata yang menawarkan pengalaman budaya langsung kepada pengunjung.
Di tempat-tempat ini, wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga ikut terlibat langsung (hands-on) dalam berbagai aktivitas tradisional seperti membatik, membuat gerabah, hingga belajar kerajinan dari bahan alam. Konsep wisata berbasis masyarakat ini menjadikan perjalanan terasa lebih personal, autentik, dan bermakna.
Berikut adalah lima desa wisata di sekitar Borobudur yang terkenal dengan aktivitas budaya dan kerajinannya.
1. Desa Wisata Karanganyar – Sentra Gerabah Tradisional

Desa Karanganyar dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan gerabah yang masih mempertahankan teknik pembuatan tradisional. Banyak keluarga di desa ini menggantungkan hidup dari kerajinan tanah liat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Proses pembuatan gerabah di sini masih dilakukan secara manual dengan teknik yang sederhana namun membutuhkan ketelitian dan keterampilan tinggi.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Pengunjung dapat mengikuti workshop singkat untuk mencoba membuat kerajinan sendiri, seperti:
- Asbak dari tanah liat
- Piring tradisional
- Vas kecil atau pot tanaman
Para pengrajin lokal biasanya akan memandu pengunjung mulai dari membentuk tanah liat hingga proses finishing sederhana.
Keunikan Desa Karanganyar
Salah satu hal paling menarik adalah proses pembakaran gerabah menggunakan jerami. Teknik ini memberikan warna alami khas pada gerabah serta menciptakan tekstur unik yang tidak bisa dihasilkan oleh mesin modern.
Selain itu, wisatawan juga dapat mengunjungi berbagai galeri kecil milik warga yang memamerkan hasil karya gerabah dengan desain tradisional maupun modern.
2. Desa Wisata Wanurejo – Pintu Gerbang Budaya Borobudur


Desa Wanurejo merupakan salah satu desa wisata paling populer karena lokasinya sangat dekat dengan Candi Borobudur. Desa ini sering disebut sebagai pintu gerbang budaya bagi wisatawan yang ingin mengenal kehidupan masyarakat lokal.
Desa ini memiliki berbagai paket wisata yang memadukan budaya, kerajinan, sejarah, dan aktivitas alam.
Aktivitas Wisata
Beberapa pengalaman yang bisa dicoba di Wanurejo antara lain:
- Belajar membatik langsung dari pengrajin lokal
- Membuat kerajinan bambu seperti tempat makanan atau dekorasi rumah
- Bersepeda keliling desa
- Mengunjungi galeri seni lokal
Kegiatan membatik biasanya dimulai dari mengenal pola batik, menggambar motif, hingga menggunakan canting dan malam.
Atraksi Budaya
Wanurejo juga sering menyelenggarakan pertunjukan budaya seperti:
- Tari tradisional Jawa
- Musik gamelan
- Pertunjukan kesenian rakyat
Pengunjung dapat menyaksikan atau bahkan ikut belajar memainkan alat musik tradisional bersama warga desa.
3. Desa Wisata Tanjungsari – Edukasi Batik dan Budidaya Madu




Jika Anda ingin merasakan perpaduan antara wisata alam dan edukasi budaya, maka Desa Tanjungsari adalah pilihan yang tepat.
Desa ini memiliki lingkungan pedesaan yang masih sangat asri, dengan udara segar serta masyarakat yang aktif mengembangkan potensi lokal.
Aktivitas Utama
Pengunjung bisa mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti:
- Belajar membatik tradisional
- Melihat budidaya lebah madu
- Menyaksikan proses panen madu langsung dari sarang
Para pemandu lokal akan menjelaskan cara lebah menghasilkan madu, jenis tanaman yang menjadi sumber nektar, hingga proses pengemasan madu.
Keunikan Desa Tanjungsari
Kombinasi antara seni batik dan edukasi peternakan lebah menjadikan desa ini berbeda dari desa wisata lainnya di sekitar Borobudur.
Selain itu, wisatawan juga bisa mencicipi madu asli hasil produksi desa yang terkenal dengan rasa alami dan kualitasnya.
4. Desa Wisata Majaksingi – Seni Pahat Kayu di Kaki Perbukitan Menoreh



Terletak di kawasan perbukitan Perbukitan Menoreh, Desa Majaksingi menawarkan suasana yang lebih tenang dan alami.
Desa ini dikenal sebagai tempat berkembangnya seni pahat kayu dan batik tulis.
Aktivitas Wisata
Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di Majaksingi antara lain:
- Belajar membatik tulis dengan motif tradisional
- Mengamati proses pembuatan ukiran kayu
- Mengikuti workshop ukiran sederhana
Pengrajin kayu di desa ini sering membuat berbagai produk seperti:
- Patung dekoratif
- Topeng tradisional
- Hiasan rumah dari kayu
Daya Tarik Alam
Karena lokasinya berada di kaki bukit, desa ini juga menawarkan:
- Pemandangan alam yang indah
- Jalur trekking ringan di perbukitan
- Udara pedesaan yang segar
Kombinasi antara seni dan alam membuat Majaksingi menjadi destinasi yang cocok untuk wisatawan yang ingin melepas penat dari keramaian kota.
5. Desa Wisata Candirejo – Ikon Wisata Berkelanjutan di Borobudur



Desa Candirejo merupakan salah satu desa wisata paling terkenal di kawasan Borobudur. Desa ini bahkan sering dijadikan contoh pengembangan wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Desa ini berhasil mempertahankan tradisi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata.
Aktivitas Wisata Populer
Pengunjung dapat menikmati berbagai pengalaman unik seperti:
- Belajar kerajinan tangan dari bahan alam
- Mengikuti kelas memasak makanan tradisional Jawa
- Mengunjungi rumah-rumah produksi kerajinan
Berkeliling Desa dengan Dokar
Salah satu pengalaman yang paling disukai wisatawan adalah berkeliling desa menggunakan dokar (kereta kuda).
Perjalanan ini biasanya melewati:
- Persawahan hijau
- Rumah-rumah tradisional
- Sentra kerajinan rakyat
Pertunjukan Budaya
Candirejo juga sering menampilkan kesenian tradisional seperti:
- Jathilan
- Musik tradisional Jawa
- Pertunjukan tari rakyat
Pengunjung dapat merasakan suasana desa yang hidup dengan budaya lokal yang masih terjaga.
Perbandingan Aktivitas di Desa Wisata Sekitar Borobudur
| Desa Wisata | Fokus Kerajinan | Aktivitas Tambahan |
|---|---|---|
| Karanganyar | Gerabah / terakota | Melihat galeri keramik |
| Wanurejo | Batik & bambu | Sepeda desa & pertunjukan budaya |
| Tanjungsari | Batik & madu | Edukasi peternakan lebah |
| Majaksingi | Batik & ukiran kayu | Trekking perbukitan |
| Candirejo | Anyaman & kuliner tradisional | Naik dokar & kesenian Jathilan |
Menjelajahi Borobudur Lebih dari Sekadar Candi
Berkunjung ke Candi Borobudur akan terasa jauh lebih lengkap jika Anda juga menyempatkan diri menjelajahi desa-desa di sekitarnya. Setiap desa menawarkan pengalaman yang berbeda—mulai dari membuat gerabah, belajar membatik, hingga menikmati keindahan alam pedesaan.
Wisata seperti ini tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi pengunjung, tetapi juga membantu melestarikan budaya lokal dan mendukung ekonomi masyarakat desa.
Jika Anda ingin perjalanan yang lebih berkesan, Anda bahkan bisa menjelajahi desa-desa tersebut dengan sepeda, mobil antik, atau dokar tradisional sambil menikmati suasana pedesaan khas Jawa yang tenang dan ramah. 🌿




